BANDUNG — Human Initiative Jawa Barat menyalurkan santunan kepada 31 anak pejuang kanker di Rumah Pejuang Kanker Ambu, Kota Bandung, Selasa (18/8/2026). Tak hanya memberikan bantuan material, kegiatan ini turut menghadirkan dukungan psikososial untuk menjaga semangat anak-anak selama menjalani proses pengobatan.

Suasana hangat terasa di ruangan Rumah Pejuang Kanker Ambu, Jalan Bijaksana Dalam, Pasteur, Kecamatan Sukajadi. Anak-anak duduk bersama keluarga pendamping dan relawan mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan.

Keceriaan mulai terlihat ketika pendongeng hadir dengan cerita dan permainan. Anak-anak diajak berkomunikasi, menjawab pertanyaan, serta terlibat dalam berbagai aktivitas bersama relawan HIVE atau Human Initiative Volunteer Energy.

Selain dongeng, kegiatan diisi dengan sesi motivasi bersama Erwin Ramdani. Melalui pendekatan yang akrab, Erwin mengajak anak-anak untuk tetap memiliki harapan, keberanian, dan semangat dalam menghadapi proses pengobatan.

Human Initiative Jawa Barat juga menyalurkan bantuan sembako bagi Rumah Pejuang Kanker Ambu. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendampingan bagi anak-anak pejuang kanker dan keluarga mereka.

Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap perjuangan anak-anak dengan kanker. Dukungan yang diberikan tidak berhenti pada santunan, tetapi juga menyentuh kebutuhan emosional anak melalui pengalaman yang positif dan penuh kegembiraan.

Sebanyak 13 relawan HIVE turut terlibat dalam rangkaian kegiatan. Mereka mendampingi anak-anak dalam sesi permainan, dongeng, dan aktivitas kebersamaan yang dirancang untuk menciptakan suasana aman serta menyenangkan.

Keterlibatan relawan menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan dengan anak-anak. Interaksi sederhana, seperti bermain, bercerita, dan tertawa bersama, menjadi energi tambahan bagi mereka yang tengah menjalani perjalanan panjang pengobatan.

Melalui kegiatan ini, Human Initiative Jawa Barat menegaskan bahwa anak-anak pejuang kanker tidak berjuang sendirian. Kehadiran, perhatian, dan dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat terus menguatkan semangat mereka untuk menatap masa depan dengan penuh harapan.

Santunan boleh jadi diserahkan dalam satu hari, tetapi perhatian dan kebahagiaan yang dihadirkan diharapkan dapat tinggal lebih lama dalam ingatan anak-anak. Sebab, di tengah perjuangan melawan kanker, setiap senyum merupakan kekuatan dan setiap kepedulian menjadi harapan.